Muladi: Jika PBB Mengizinkan, Kirim Saja Pasukan ke Libanon
Selasa, 22 Agu 2006 13:27 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia harus mempertimbangkan keberatan Israel dalam mengirimkan pasukan perdamaian ke Libanon. Namun jika PBB mengizinkan, Indonesia tetap harus mengirimkannya.Hal itu diungkapkan Gubernur Lemhannas Muladi usai menghadiri acara pengucapan sumpah Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (22/8/2006)."Itu hak Israel menolak. Tapi semua negara berhak mengirimkan peace keeping. Tapi pemerintah kita harus mempertimbangkan keberatan itu," kata Muladi.Menurutnya, pengiriman pasukan itu tergantung pada kebijakan PBB karena hanya badan dunia itu yang dapat menentukan negara-negara yang dapat mengirimkan pasukannya."Jadi kita lihat seberapa jauh PBB bertindak. Apakah akan mengikuti Israel atau tidak," jelasnya.Jika PBB mengizinkan, lanjutnya, pemerintah Indonesia harus tetap mengirimkan pasukan perdamaiannya ke Libanon. "Jadi tidak peduli apakah mereka (Israel) setuju atau tidak," tandasnya.
(nrl/)











































