Orangtua Indra Percaya Anaknya akan Pulang
Selasa, 22 Agu 2006 10:34 WIB
Bantul - Suprapto dan Rohmiyati, orangtua Yakobus Indra Nurcahyo (24), percaya anak bungsunya yang hilang di perairan Papua masih hidup dan akan segera pulang ke rumah. Sebab dia berjanji akan pulang sebelum hari ulang tahunnya yang jatuh hari ini Senin (21/8/2006) dan akan dirayakan bersama-sama.Hal itu diungkapkan Rohmiyati kepada wartawan di rumahnya di Dusun Kirobayan, Desa Tirtosari, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Selasa (22/8/2006)."Indra janji akan pulang pada hari Minggu kemarin karena akan merayakan ulang tahun ke 24 bersama kakak sulungnya di Bandung," katanya.Rohmiyati mengatakan, sampai sekarang belum ada kabar pasti dari Papua mengenai keberadaan anak bungsu dari empat bersaudara itu. "Saya yakin anak saya masih hidup dan bisa mengatasi semuanya dan akan pulang ke sini seperti yang dijanjikan," kata Rohmiyati menahan rasa sedihnya.Menurut dia, Indra pamit kepada kedua orangtuanya akan pergi ke Timika, Papua, untuk sebuah proyek penelitian pada hari Jumat 4 Agustus 2006 lalu. Tiga hari kemudian dia berangkat bersama beberapa teman peneliti antara lain Hiswan Maryadi (24) yang mengajak turut serta dalam proyek tersebut. "Saya waktu itu bersama Wahyu. Kakak kandung Indra hanya berpesan untuk berhati-hati selama di sana dan jangan grusa-grusu," kata Rohmiyati. Namun Rohmiyati mengaku sebelum terjadi musibah yang menimpa anaknya itu, pada hari Sabtu siang tiba-tiba merasakan dadanya nyeri sekali. Bagian yang nyeri sempat diolesi balsem namun tidak kunjung hilang rasa sakitnya. Baru keesokan harinya rasa nyeri itu lenyap."Itu mungkin sebuah firasat, tapi saya tidak merasakan dan baru sadar setelah ada teman Indra yang datang memberi kabar mengenai musibah itu," tutur dia.Rumah Indra sejak hari Mingu kemarin hingga hari ini dipenuhi tetangga sekitar, kerabat maupun teman-teman kecil Indra yang ingin mengetahui kabar terakhir keberadaannya. Beberapa teman seangkatan Indra (angkatan 2000) di Jurusan Kartografi dan Pengindraan Jauh (KPJ) Fakultas Geografi UGM dan beberapa orang adik kelasnya juga ada yang datang.
(nrl/)











































