Coba Kabur, 14 Napi Berhasil Diringkus Kembali
Senin, 21 Agu 2006 23:24 WIB
Siantar - Polisi berhasil meringkus 14 orang dari 17 narapidana yang sebelumnya kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Simalungun, Sumatera Utara. Empat di antaranya terpaksa ditembak karena melawan petugas. Hingga Senin (21/8/2006), polisi masih memburu tiga lainnya.Kepala Satuan Reskrim Polres Simalungun Komisaris Den Martin Nasution menyatakan, hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan terhadap para napi yang berhasil diringkus kembali itu, para napi itu kabur setelah melakukan serangkaian persiapan."Melihat modus pelariannya dan barang bukti yang disita, mereka diyakini telah merencanakan aksi kabur. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi ini didalangi oleh napi bernama Bambang Irawan," kata Den Martin kepada wartawan di Siantar, sekitar 128 kilometer dari Medan.Para napi itu kabur pada, Minggu (20/8/2006), sekitar pukul 07.45 WIB. Setelah dikeluarkan dari sel untuk sarapan pagi, para napi bergerombol di depan gereja, persis di pintu petugas jaga. Salah seorang napi kemudian mengalihkan perhatian petugas jaga Rencus Purba dengan mengadu dipukuli di ruang napi narkoba. Rencus selanjutnya melapor kepada Komandan Jaga Agus Saputra.Saat Rencus melapor, tiba-tiba terdengar teriakan serbu beberapa kali dan puluhan napi melumpuhkan Rencus dan Agus dengan menyiramkan air cabe. Selanjutnya mereka berlari ke pintu terakhir, hingga akhirnya kabur melalui Jalan Asahan. Ke 15 napi yang berhasil diringkus itu, disergap dari sejumlah kawasan di Pematangsiantar saat dalam rencana melarikan diri ke kabupaten lain.Den Martin menyatakan, polisi sudah menyita empat botol air mineral berisi air cabe dan satu di antaranya sisa yang dipakai menyiram petugas. Sejauh ini polisi menduga otak pelarian ini adalah Bambang. Napi yang tersangkut kasus narkotika dan baru menjalani hukuman satu tahun dari vonis enam tahun penjara diterimanya. Narapidana kiriman dari LP Lubuk Pakam Deliserdang ini yang membuat air cabe dan menyerahkannya kepada napi lainnya. Dia ditangkap di sebuah tempat berjarak 150 meter dari LP.Para napi lainnya yang berhasil diringkus masing-masing Endar Muda Siregar, Misdar, Encu Supriatna, Hasan Basri, Agus Salim Nasution, Syahrul Siregar, Syamsul Bahri, Asrizal Lubis, Indra Kusnadji, Budi Handoko, Abdul Praswira Siregar, Junaidi alias Comot, Darwinsyah Hasibuan, Ishadi Berutu, Hendra Irawan dan Lilik. Mereka seluruhnya terlibat kasus narkotika.Kepala LP Pematangsiantar, S Harianja mengatakan, LP Pematangsiantar yang memiliki kapasitas 500 orang saat itu dihuni 819 narapidana. Setiap harinya sebanyak tujuh petugas melakukan penjagaan di setiap pintu dan menara pemantau di LP yang dihuni 400 orang lebih narapidana yang terlibat kasus narkotika.
(bal/)











































