SBY: Rakyat Jangan Pesimis dan Putus Asa
Senin, 21 Agu 2006 21:43 WIB
Medan - Presiden SBY meminta rakyat jangan mudah pesimis dan berputus asa menatap masa depan. Berbagai upaya untuk mensejahterakan rakyat terus dilakukan pemerintah, termasuk menaikkan anggaran untuk subsidi, beras, listrik dan bahan bakar minyak (BBM).Pernyataan SBY ini disampaikan dalam peringatan Isra Mi'raj secara nasional yang dipusatkan di Stadion Teladan, Jalan Stadion Medan, Senin malam (21/8/2006). Kegiatan itu dihadiri sekitar 150 ribu orang yang datang dari berbagai wilayah di Sumatera Utara (Sumut), serta duta besar dan perwakilan negara sahabat.SBY menyatakan, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2007 pemerintah sudah mengagendakan pos-pos belanja yang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dia menyinggung tentang asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3 persen pada tahun 2007 mendatang."Pemerintah akan berkerja keras untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Jika pertumbuhan itu dapat tercapai, maka angka pengangguran akan berkurang di Tanah Air," kata SBY.SBY juga menyampaikan tentang rencana peningkatan belanja nasional dalam bidang pemberian beasiswa. Dengan ditingkatkannya pos ini, maka jumlah siswa yang terbantu program pendidikannya akan semakin banyak. Sebab itu, SBY berpesan kepada seluruh orang tua untuk tetap mendorong anak-anaknya rajin belajar di bangku sekolah."Dengan pendidikan yang baik, maka diharapkan masa depan akan lebih baik. Kita hendaknya janganlah mudah pesimis dan putus asa menatap masa depan," ujarnya.Selain itu, dalam bidang kesehatan, SBY menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah. Seperti pemberian fasilitas biaya berobat gratis kepada rakyat miskin pada puskesmas-puskesmas, serta layanan kelas III pada rumah sakit umum."Pemerintah juga sudah dua kali menurunkan harga obat generik. Dengan demikian, maka rakyat yang miskin akan mampu membeli obat jika menderita sakit. Kita juga meningkatkan anggaran untuk subsidi beras bagi rakyat miskin. Untuk tahun depan subsidi listrik dan BBM juga ditingkatkan," kata SBY.Menurut SBY, semua ini dilakukan pemerintah, karena disadari akibat kenaikan harga BBM tahun lalu ekonomi rakyat masih belum kuat. Namun diingatkan, semua upaya ini hendaknya mendapat dukungan dari masyarakat. Sebab semua ini dapat dicapai dengan bahu-membahu dan bekerjasama.
(bal/)











































