Bahaya Pembuangan Lumpur ke Laut Perlu Diwaspadai

Bahaya Pembuangan Lumpur ke Laut Perlu Diwaspadai

- detikNews
Senin, 21 Agu 2006 07:41 WIB
Jakarta - Luapan lumpur yang menyembur di Porong, Sidoarjo kini sudah tak tertampung lagi. Kolam penampungan seluas 342 hektar pun sudah tidak mencukupi. Akhirnya pihak PT Lapindo Brantas mencoba mengalirkan lumpur ke laut di sekitar Selat Madura. Tapi awas, perlu diwaspadai bahaya yang mungkin muncul."Tidak ada tekhnologi yang bisa memisahkan lumpur, itu tidak masuk akal. Keanekaragaman hayati di laut cukup tinggi, selain itu nelayan banyak yang hidup dari sana, jangan sampai nanti ada pencemaran," kata Direktur Eksekutif Wahana lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Chalid Muhammad kepada detikcom di Jakarta, Senin (21/8/2006).Menurutnya,banyak material yang terkandung dalam lumpur tersebut yang ditakutkan akan membahayakan makhluk hidup di laut. Bahkan dia menuding jika pembuangan lumpur ke laut hanya upaya Lapindo untuk mengalihkan persoalan dari ketidak sanggupan mereka menghentikan luapan lumpur."Korban akan terus berjatuhan, pembuangan ke laut hanya menciptakan kejahatan berikutnya," cetus Chalid.Meski Lapindo telah membangun pipa untuk saluran pembuangan menuju laut, namun menurut Chalid perlu juga dilakukan investigasi terhadap ketahanan pipa-pipa tersebut.Chalid mengingatkan, agar Lapindo segera melakukan mobilisasi para ahli untuk penanganan yang maksimal dan menyusun rencana yang pasti agar semburan lumpur segera berhenti."Yang penting segera meminta maaf kepada warga yang menjadi korban lumpur. Selain itu juga pemberian kompensasi segera dituntaskan," tandasnya. (ndr/)


Berita Terkait