Penggunaan Data Lama Dalam Pidato SBY Diyakini Sengaja
Minggu, 20 Agu 2006 08:12 WIB
Jakarta - Penggunaan data Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2005 sebagai bahan Pidato Kenegaraan Presiden SBY di depan anggota DPR 16 Agustus 2006 diyakini sebagai kesengajaan.Presiden terkesan ingin menutupi data kemiskinan dan pengangguran yang sesungguhnya, untuk memunculkan image baik pemerintahan.Hal tersebut dinyatakan ekonom Tim Indonesia Bangkit (TIB) Revrisond Baswir, saat berbincang dengan detikcom, Minggu (20/8/2006)."Yang kita persoalkan itu kebaharuan data, ini penting karena pada akhir 2005 pemerintah naikkan harga BBM. Kalau mau fair lihat kinerja pemerintah hingga 2006 seharusnya dilihat dampak setelah kenaikan BBM. Kalau sebelum kenaikan itu absurd, dan ada unsur kesengajaan," beber Revrisond yang akrab disapa Sony.Sony juga mengaku aneh dengan penggunaan data lama tersebut oleh pemerintah. Pihaknya telah mengetahui pemerintah sebenarnya telah melakukan Susenas untuk tahun 2006. Namun disayangkan mengapa data tersebut justru tidak dipergunakan."Itu jelas angka lama. Patokan kita kenaikan harga BBM. TIB mengetahui pemerintah sudah melakukan Susenas, dan seharusnya angka yang baru sudah ada. Aneh kok angka yang lama yang dipakai," tuturnya.Diugkapkan dia, berdasarkan versi TIB, angka pengangguran semenjak dinaikkannya harga BBM adalah sebesar 11,1 juta jiwa, dan bukan10,4 juta jiwa seperti yang disampaikan Presiden SBY. "Angka kemiskinan juga demikian, lebih besar," tandasnya.Sony juga menanggapi pernyataan Wapres Jusuf Kalla bahwa para ekonom seringkali tidak suka kalau penduduk miskin berkurang dengan melontarkan komentar yang membuat ramai tanpa data dan alasan yang jelas. Dijelaskannya, pihaknya tidak akan mengeluarkan pernyataan ataupun penilaian tanpa adanya data dan fakta yang jelas."Soal tudingan, masalahnya bukan apa-apa. Kita punya data-data dari lingkunagn DPR yang terbaru. Yang jadi pertanyaan kok malah pakai data lama, perkembangan pascakenaikan BBM tidak dimasukkan," kilahnya.
(fjr/)











































