Kepemimpinan MK Harus Kolektif Kolegial

Kepemimpinan MK Harus Kolektif Kolegial

- detikNews
Minggu, 20 Agu 2006 07:56 WIB
Jakarta - Jimly Asshiddiqie dan Laica Marzuki terpilih kembali menjadi Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Namun bukan berarti keduanya bisa berlaku dominan dibanding hakim konstitusi lainnya, karena kepemimpinan di MK bersifat kolektif kolegial."Yang tetep kita ingatkan di dalam kepemimpinan MK itu kolektif kolegial, tidak ada yang dominan," ujar Ketua Komisi III Trimedya Panjaitan dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (20/8/2006).Meski kembali dijabat oleh wajah lama, Trimedya tetap berharap MK konsisten dalam menjaga independensinya. Apalagi di saat eskalasi politik yang akan semakin memanas menjelang Pemilu 2009. MK tidak boleh terseret oleh kepentingan politik tertentu."Independensi harus dijaga. Selama ini sudah cukup terjaga. Tapi di saat eskalasi politik naik terkait pemilu, MK jangan terbawa-bawa," cetus politisi PDI Perjuangan ini.Trimedya juga berharap keputusan MK selanjutnya lebih futuristik alias berpandangan ke depan.MK pun diharapkan transparan dalam keputusan-keputusan konstitusional yang diambilnya."Putusan diharapkan futuristik, melihat ke depan. MK juga harus lebih transparan, karena masih ada kesan tertutup dalam beberapa hal," cetusnya lagi. (fjr/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads