Warga Maluku Tengah Tewas di Tangan 2 Oknum Polisi
Sabtu, 19 Agu 2006 21:41 WIB
Maluku - Seorang warga Desa Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah tewas ditangan 2 oknum polisi. Warga yang bernama Hany Leowol (39) dihajar 2 oknum polisi berinisial AW dan LR di pos polisi Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Ambon, Sabtu 19/8/2006) pukul 18.00 WIT.Saat peristiwa terjadi, Leowol baru saja pulang usai menonton lomba perahu yang diselenggarakan di Teluk Ambon Baguala.Desa Haria, tempat tinggal Hany kebetulan menang dalam perlombaan itu. Namun Hany dihajar tanpa diketahui sebab musababnya dan langsung tewas di tempat. Wajahnya babak belur dan badannya penuh luka memar di sekujur tubuh.Hasil otopsi sementara RSU Dr Haulussy menyebutkan terdapat keretakan pada tulang tengkoraknya Leowol.Aksi ini sontak mengundang amarah ratusan warga Kelurahan Benteng yang memprotes aksi tersebut. Warga kemudian berdemo dan melempari pos polisi dengan bebatuan. Sebagian besar kaca pecah oleh lemparan tersebut.Aksi ini dijaga ketat ratusan aparat kepolisian sekitar 50 meter dari TKP. Polisi juga telah memasang police line di TKP.Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease AKBP Trilulus Wijanarko kepada detikcom menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas kasus ini dan akan memberi tindakan tegas terhadap 2 oknum polisi yang menganiaya korban hingga meninggal dunia."Kami sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Kami akan menindak tegas jika terbukti kedua oknum polisi itu melakukan tindakan aniaya hingga meninggalnya korban. Kami tidak akan melindungi anak buah yang bersalah," tutur Trilulus.
(fjr/)











































