Pemerintah Diimbau Pensiunkan Dini PNS Tak Produktif
Sabtu, 19 Agu 2006 16:22 WIB
Jakarta -
Biaya yang dikeluarkan untuk mendanai sektor birokrasi tidak kecil. Karena itu pemerintah disarankan menyiasati hal itu. Salah satunya dengan cara mempensiunkan dini para pegawai negeri sipil (PNS) yang tidak produktif."Buat PNS yang sudah tidak produktif dipensiunkan dini saja, dikasih pesangon, jangan diberi kesempatan lebih panjang. Karena itu akan menjadi cost bagi negara," kata Ketua Masyarakat Profesional Madani Ismed Hasan Putro dalam acara diskusi mingguan di sebuah cafe di Plaza Semanggi, Jakarta, Sabtu (19/8/2006).Menurut Ismed, mempensiunkan dini para PNS itu bisa diterapkan, asalkan pemerintah memiliki konsep serta argumentasi yang jelas dan sosialisasi yang baik. Karena di beberapa negara maju dan berkembang langkah tersebut sudah dilaksanakan dengan sukses."Kalau konsepnya jelas, saya kira mereka (PNS) mau. PNS bisa memilih antara tetap bekerja dengan gaji terbatas atau mengalihkan dana pensiun dini untuk wiraswasta sehingga bisa mandiri," jelas Ismed.Ismed juga yakin, langkah mempensiunkan para pegawai negara ini tidak akan mengurangi public service. Karena pada dasarnya kinerja sebagian besar PNS kurang efektif dan efisien."Contohnya, saya sebagai pengusaha ketika melakukan pembayaran bisa lewat lima meja, padahal lewat satu meja saja cukup. Coba bayangkan saat ini PNS lebih banyak duduk daripada kerjanya," sesal Ismed.
(ahm/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































