SBY Cuma Pemikir, RI Perlu Strong Leader

SBY Cuma Pemikir, RI Perlu Strong Leader

- detikNews
Sabtu, 19 Agu 2006 13:16 WIB
Jakarta - Presiden SBY dianggap belum mampu mengimplementasikan program-programnya. SBY baru sebatas pemikir. Ini dianggap sebagai kekurangan SBY."Saat ini SBY baru memiliki pemikiran dan niat saja, tapi belum bisa mengimplementasikan program-programnya. Di situlah kekurangan SBY, masyarakat butuh strong leader," ungkap Ketua Masyarakat Profesional Madani (MPM) Ismed Hasan Putro.Ismed menyampaikan hal itu dalam diskusi mingguan "Meneropong Ekonomi 2007 Berdasarkan Pidato Presiden dan RAPBN 2007" di sebuah kafe di Plaza Semanggi, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (19/8/2006).Kalau SBY tidak tegas, imbuh Ismed, maka kebijakan-kebijakannya akan sulit diimplementasikan. "Nantinya SBY harus memposisikan diri sebagai pemimpin, bukan hanya sebagai pemikir," tegas dia.Menurutnya, saat ini dibutuhkan pemimpin yang berkarakter, cerdas, implementatif, tidak banyak diam, dan punya kesederhanaan yang bisa diteladani.Ia juga menambahkan, SBY harus bisa tegas memberantas korupsi tanpa tebang pilih, serta membenahi perilaku birokrasi, seperti masih adanya konspirasi penguasa dan pengusaha."Lemahnya mekanisme kontrol pemerintah SBY mendorong korupsi tetap berlangsung. Penegakan hukumnya juga tidak memberikan efek jera. Hal ini (bahaya) laten sehingga pertumbuhan ekonomi dan peningkatan tenaga kerja tidak bisa terjadi," bebernya.Sementara Ramson Siagian, anggota DPR dari FPDIP menambahkan, SBY harus bisa merealisasikan apa yang sudah dibicarakannya, tidak hanya sekadar mengumbar janji."Sekarang bagaimana mengimplementasikan di lapangannya. Perhatikan nasib buruh, tenaga kerja dan lain-lain. Jangan cuma menjaga citra saja. Kepemimpinannya harus lebih menggebrak," tandas Ramson. (umi/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait