Dua Kali Diguncang Gempa, Warga Yogya Panik
Sabtu, 19 Agu 2006 10:29 WIB
Yogyakarta - Gempa susulan kembali terjadi sebanyak dua kali di Yogyakarta dan sekitaranya. Banyak warga yang panik keluar rumah dan terus berjaga-jaga, sehingga tidak tidur semalaman hingga pagi hari. Hingga kini belum terdapat laporan korban jiwa atau rumah yang rusak akibat gempa susulan tersebut.Hadi Suwito (56), warga Madurejo Kecamatan Prambanan Sleman kepada detikcom, Sabtu (19/8/2006) menuturkan, gempa yang terjadi pada pukul 00.40 WIB terasa sangat besar sekali seperti yang terjadi pada tanggal 27 Meilalu. Bersamaan terjadinya gempa sempat terdengar suara seperti hembusan angin kencang setelah disusul guncangan dari dalam tanah disertai bunyi gemuruh."Guncangan keras terasa tidak terlalu lama, tapi sebelumnya ada suara gemuruh seperti pesawat terbang rendah dan ada suara angin lesus yang kencang," katanya.Saat itu dirinya baru saja menonton acara televisi, namun ketika mendengar dan melihat lampu gantung di ruang tamu bergoyang, atap serta tiangrumah berbunyi keras, dirinya langsung membangunkan istri dan anak-anaknya. Semua langsung keluar rumah dan para tetangga sekitar juga berbuat yang sama."Semua panik dan ketakutan banyak ibu-ibu yang berteriak dan warga ada yang membunyikan kentongan titir berkali-kali," ungkap dia.Setelah gempa terjadi, banyak warga yang kembali tidur di luar atau di teras rumah. Namun ada pula warga yang tidak tidur dan terus meronda di pos hingga pagi hari. Namun belum hilang rasa takut mereka, pada pukul 04.15 WIB terjadi gempa susulan kecil."Banyak yang lek-lekan (begadang) lagi sampai pagi. Tak tahunya saat mau salat subuh ada gempa kecil lagi, namun banyak warga yang tidak merasa karena sudahcapek," katanya.Sementara itu berdasarkan laporan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Yogyakarta, gempa pertama terjadi pada Sabtu (19/8/2006) pukul 00.40 WIB dengan kekuatan 3,7 skala Richter (SR) sekitar 20 kilometer arah utara Yogyakarta atau di sekitar Prambanan Sleman.Tepatnya gempa terjadi sekitar 7,64 Lintang Selatan (LS) dan 110,39 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman sekirar 10-15 kilometer. Sedang gempa kedua terjadipada pukul 04.14 WIB dengan kekuatan 2,8 SR berpusat di wilayah Bantul."Gempa pertama sekitar Prambanan dan kedua di sekitar Kretek Bantul. Semua terjadi di ujung patahan Opak-Oya yang memanjang dari selatan DIY dan berbelok ke arah timur," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMG Yogyakarta, Tiar Prasetyo.
(ahm/)











































