Kabut Asap Mulai Terasa di Palembang
Jumat, 18 Agu 2006 22:19 WIB
Palembang - Kabut asap mulai terasa di Palembang pada pagi dan malam hari. Para pengendara motor sangat merasakan dampaknya. Mata mereka pedih dan tenggorokan pun gatal. Berdasarkan pemantauan detikcom, Jumat (18/8/2006), kabut asap ini sangat tampak ketika berada di atas Jembatan Ampera, Palembang. Jarak pandang terasa mengabur sekitar 3-4 kilometer.Di hari yang cerah tanpa asap, biasanya jarak pandang dari Jembatan Ampera bisa mencapai 5-6 kilometer. Kabut asap juga terlihat di atas perairan sungai Musi. Jarak pandang di jalanan Palembang pun mulai terasa menggangu. Pengguna jalan hanya memiliki jarak pandang berkisar 2 kilometer, lebihnya terasa adanya kabut asap. Pada pagi hari, kabut ini kian terasa. Kabut asap yang bercampur dengan kabut embun membuat pandang berkisar 1 kilometer. Kabut mulai menghilang sekitar pukul 09.00 WIB pagi. Sebelumnya pada 17 Agustus 1945 Gubernur Sumatera Selatan Syahrial Oesman bersama pejabat pemerintah lainnya di Sumsel meminta masyarakat, perusahaan, untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan ladang selama musim kemarau ini. Permintaan ini cukup beralasan, sebab kian hari titik api di Sumsel kian bertambah. Diperkirakan telah ada 700-an titik api yang tersebar di hutan Sumsel.
(fay/)











































