500.000 Warga Libanon Pulang Dari Pengungsian
Jumat, 18 Agu 2006 20:30 WIB
Beirut - Gencatan senjata Israel-Libanon menerbitkan harapan perdamaian. Sekitar 500.000 warga Libanon pun mulai kembali ke rumah mereka.Sebanyak 200.000 orang kembali ke Libanon selatan, dan sekitar 200.000 lainnya kembali ke selatan Beirut. Di tempat lain, sedikitnya 107.000 orang kembali dari Suriah."Tempat pengungsian kini sepi," ujar juru bicara UNHCR Jennifer Pagonis seperti dikutip AFP, Jumat (18/8/2006).Bantuan kemanusiaan terus mengalir ke Libanon selatan. Air bersih menjadi kebutuhan primer para pengungsi yang kembali ke rumah mereka. Saluran PAM kebanyakan rusak dihantam rudal Israel.Dua kapal yang membawa 87.000 ton BBM sudah berlabuh di pelabuhan Libanon. Pemerintah Libanon masih menunggu tambahan suplai BBM 28.000 ton di akhir pekan. BBM ini akan digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik, generator, dan PAM.
(fay/)











































