SBY Anugerahkan Bintang kepada Mediator Perdamaian Aceh

SBY Anugerahkan Bintang kepada Mediator Perdamaian Aceh

- detikNews
Jumat, 18 Agu 2006 11:27 WIB
Jakarta - Para mediator perdamaian Aceh mendapat bintang tanda penghargaan dari pemerintah Indonesia. Penganugerahan bintang penghargaan ini dilakukan Presiden SBY kepada empat tokoh di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (18/8/2006). Empat tokoh yang mendapat bintang penghargaan ini adalah Ketua Crisis Management Initiative yang juga mantan Presiden Finlandia, Martti Ahtisaari, Ketua Aceh Monitoring Mission (AMM) Peter Feith, Special Advisor AMM Juha Christensen, dan Wakil Ketua AMM Jenderal Nipat Thonglek. Mereka diberikan penghargaan karena dinilai telah berhasil menciptakan perdamaian di Bumi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) itu. Martti dianugerahi Bintang Indonesia Utama, sedangkan tiga tokoh lainnya dianugerahi Bintang Jasa Pratama. Dalam pidatonya, SBY mengucapkan terima kasih atas peran keempat orang itu dalam proses perdamaian Aceh. Terutama Martti yang telah berusaha keras untk mempertemukan Indonesia dan GAM dan mengarahkan proses perundingan yang berjalan alot selama hampir satu tahun. Kepada AMM, SBY juga menyatakan terima kasih, karena selama 1 tahu bertugas di Aceh, telah mengawasi jalannya implementasi MoU damai di lapangan. AMM juga dinilai berhasil mempertahankan rasa saling percaya kedua belah pihak untuk mempertahankan kesepakatan yang telah ditandatangani. Atas pidato SBY itu, Martti pun menegaskan, perdamaian di Aceh bisa tercipta karena kedua belah pihak yang bertikai benar-benar ingin berdamai. "Tidak ada seorang pun fasilitator dan mediator yang mampu menghasilkan perdamaian, apabila pihak-pihak yang terlibat di dalamnya ingin berdamai. Saya berjanji akan kembali ke Indonesia untuk melihat apa yang terjadi di masa mendatang," ujar dia. Sebenarnya, pemerintah juga mengundang para tokoh GAM, seperti Malik Mahmud, Zaini Abdullah, Irwandi Yusuf, dan Muzakkir Manaf untuk menyaksikan penganugerahan ini. Namun, hingga acara selesai, mereka tidak tampak hadir. Menkominfo Sofyan Djalil mengaku telah mengundang mereka untuk menghadiri acara ini. "Saya sudah mengundang mereka, tapi memang belum menerima konfirmasinya," kata Sofyan. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads