Yenni Gus Dur Ditagih Nikah, Dijawab Senyum Simpul
Jumat, 18 Agu 2006 10:30 WIB
Jakarta - Pernikahan putri ketiga Gus Dur, Anita Hayatunnufus Rahman ternyata tak lepas dari ingatan tamu undangan bahwa kakak Anita, Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenni Gus Dur belum menikah. Yenni pun ditagih nikah oleh sang tamu.Staf khusus Presiden SBY ini pun menjawab cecaran pertanyaan perihal rencana nikahnya dengan malu-malu. Dengan senyum di kulum, Yenni terlihat sedikit kerepotan menjawab tagihan-tagihan itu. "Nggeh pandungane mawon (mohon doanya saja)," kata Yenni yang berpenampilan serba putih sambil menyalami tamu undangan di kediaman Gus Dur, Jl. Warung Silah, Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (18/8/2006).Rupanya, tagihan tersebut juga dilayangkan istri Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, Rusbini. Jawaban serupa tak hanya sekali disampaikan Yenni ketika menyambut sang tamu undangan. Berkali-kali, permohonan doa restu itu menjadi jawaban dari tagihan ibu-ibu yang mendampingi suaminya menghadiri acara pernikahan ini. Satu hari sebelum pernikahan Anita Gus Dur dengan Imam Jehan Akbarsyah, dilakukan upacara langkahan, pada Kamis 17 Agustus. Upacara ini digelar jika dalam suatu keluarga, ada anak tertua yang dilangkahi adiknya dalam menikah.Dalam upacara langkahan itu, si adik harus mengabulkan permintaan sang kakak. Menariknya, Yenni meminta Anita menyerahkan kaos hitam bergambar kelompok musik Queen.Yenni mengenal betul kaos itu. Kaos Queen yang dipilih Yenni ternyata adalah kaos yang paling disukai Anita. Kaos itulah yang menjadi saksi sejarah Anita ketika menyaksikan konser Queen di Jerman beberapa waktu silam. Dengan ikhlas, Anita pun mengabulkan permintaan Yenni. Acara ini disaksikan juga oleh kedua orang tua mereka, Gus Dur dan Sinta Nuriyah.
(wiq/)











































