Pemerintah Setujui Support Letter untuk Monorail
Jumat, 18 Agu 2006 06:48 WIB
Jakarta - Pemerintah menyetujui untuk mendukung pemberian support letter kepada pemerintah provinsi DKI Jakarta. Dukungan ini sebagai persyaratan pendanaan pembangunan proyek Monorail di Jakarta.Di dalam support letter, pemerintah pusat menjamin bahwa pemprov DKI akan membantu menyediakan dana cadangan bila terjadi jumlah penumpang di bawah 160.000 penumpang per hari. "Dalam hal ini, pemprov DKI hanya akan mencairkan dana cadangan untuk membayar jaminan tersebut jika penumpang kurang dari angka minimum yang disepakati," ujar Corporate Public Relations PT Jakarta Monorail, Indra Sukirno dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (18/8/2006).Dijelaskan Indra, jadi hal ini bukanlah suatu jaminan tanpa batas. "Resiko di luar jaminan menjadi tanggung jawab PT Jakarta Monorail. Pemprov DKI akan menyediakan jaminan berupa pembentukan dana cadangan melalui Perda," imbuhnya. Diperkirakan keperluan dana cadangan tersebut maksimum senilai 25 juta dollar AS per tahun. Pemprov DKI sendiri diperkirakan akan menikmati peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) antara Rp 500 juta hingga Rp 1 triliun dengan adanya Moda Alternatif Sistem Monorail. "Peningkatan PAD tersebut bisa berasal antara lain dari kenaikan nilai PBB di sepanjang koridor monorail, retribusi parkir dan periklanan, juga retribusi lainnya," tambahnya.Support letter dibutuhkan pemprov DKI sebagaimana disyaratkan oleh investor penyandang dana Konsorsium Bank dari Dubai kepada PT Jakarta Monorail. "Peranan Konsorsium Bank dari Dubai ini menunjukkan minat bank tersebut untuk menanamkan modalnya pada proyek infrastruktur di Indonesia," tandasnya.
(wiq/)











































