Asap Lumpur Bak Gunung Merapi
Kamis, 17 Agu 2006 21:08 WIB
Sidoarjo - Semburan lumpur di lokasi pengeboran Lapindo Brantas Inc. makin mengganas. Asap semburan di lokasi pengeboran, desa Reno Kenongo, Sidoarjo mencapai ketinggian 100 meter. Asap terlihat mengepul bagai wedhus gembel Gunung Merapi.Asap yang mengepul bagai awan itu berwarna abu-abu hitam. Bau menyengat pun masih menyelimuti wilayah ini.Hingga kini, semburan lumpur yang mengganas mengakibatkan luapan air hingga ke desa Besuki, kecamatan Jabon, Sidoarjo. Desa Besuki berimpitan dengan kolam pengendapan lumpur.Pantauan detikcom, Kamis (17/8/2006), lumpur telah merusak areal persawahan yang tengah menanti musim panen. Padi pun akhirnya mulai menguning, layu terkena lumpur. Air juga sudah merambah desa Besuki yang berada di sekitar fly over dengan ketinggian mencapai 30 cm. Air ini menggenangi beberapa pemukiman di desa itu. Namun pemukiman terparah yang tergenangi air ialah wilayah yang berdekatan dengan sawah.Sebagian besar desa Besuki sejak Rabu 16 Agustus telah mengungsi ke Pasar Baru, Porong. Bahkan hingga sore ini, beberapa warga tampak mengemasi barang untuk mengungsi.Menariknya, mengantisipasi luapan, warga desa Besuki menyelimuti makam kerabat mereka dengan terpal plastik dan menimbun makam dengan batu. Kegiatan ini dilakukan sejak siang tadi, supaya makam tidak lenyap ditelan lumpur.Sementara dusun Jatianom yang kemarin tanggulnya sempat jebol, kini ketinggian lumpur di Rt 10, Rt 11, Rt 12 serta Rw 2 mencapai hampir 60 cm. Padahal pada 16.00 WIB, Rabu kemarin lumpur masih setinggi 10 cm.
(wiq/)











































