Isu Reshuffle, PKS Imbau SBY Tak Terpengaruh Intervensi
Kamis, 17 Agu 2006 10:29 WIB
Jakarta - Isu reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu terus berhembus. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berharap jika reshuffle dilaksanakan, SBY tidak terpengaruh terhadap segala bentuk intervensi sehingga hak prerogatif presiden tidak terganggu.Selain itu reshuffle didasarkan pertimbangan yang rasional, bukan karena tekanan partai politik tertentu."Jangan sampai ini tekanan partai lain yang ingin dapat porsi lebih besar," kata pengurus DPP PKS yang juga anggota DPR Ami Taher dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (17/8/2006).Menurut Ami, PKS tidak akan menanggapi kemungkinan SBY akan menyapu bersih menteri-menteri yang berasal dari PKS. Asalkan pergantian itu dilakukan atas pertimbangan yang rasional."Bagi kami jabatan itu amanah. Sepanjang itu dengan pertimbangan, tidak masalah," jelas Ami.Mengenai adanya tudingan PKS merupakan partai yang mendua dalam mendukung kebijakan SBY, Ami melihat tudingan itu sangat tidak beralasan. Karena kritik yang disampaikan PKS terhadap SBY adalah kritik yang konstruktif. "Sebagai bagian dari komitmen, kita mendukung dan mengkrtisi dengan kritik yang kontsruktif. Bukan berarti harus terus-terusan mengiyakan. Jangan dianggap itu sebagai sikap yang plintat-plintut," tandasnya.
(mly/)











































