Fuad Bawazier: Pidato SBY Perlihatkan Corruption Friendly
Kamis, 17 Agu 2006 07:23 WIB
Jakarta - Pidato kenegaraan Presiden SBY di hadapan anggota DPR dinilai tidak menampilkan sesuatu yang baru. Bahkan belum memperlihatkan sikap anti korupsi."Ritualnya, gayanya masih lama. Seperti pemerintahan yang terdahulu. Masih terlihat pemborosan, mark up. Sehingga terlihat defisit yang besar. Corruption friendly," kata mantan Menteri Keuangan era Orde Baru Fuad Bawazier dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (17/8/2006).Presiden, lanjutnya, seharusnya memprogramkan pembenahan anggaran sehingga mengurangi terjadinya defisit. Bukan hanya tergantung dari utang luar negeri."Kalalu terus bergantung, kita akan terus didikte. Padahal kita bisa hemat puluhan triliun," jelasnya.Bawazier berharap ada ketegasan dari pemerintah untuk memperbaiki sistem ekonomi Indonesia. Yakni memiliki sikap agar dapat mengefisiensikan anggaran di APBN."Kita musti punya sikap. Tidak perlu ekstrim seperti Bung Karno. Tapi juga jangan menyerahkan begitu saja. Masalahnya berani atau tidak, karena ini akan menginjak kaki banyak birokrat," tandasnya.
(ary/)











































