Makna Proklamasi Kemerdekaan Bagi Pendukung Tibo

Makna Proklamasi Kemerdekaan Bagi Pendukung Tibo

- detikNews
Rabu, 16 Agu 2006 23:21 WIB
Jakarta - Bagi pendukung terpidana mati Tibo cs, makna kemerdekaan kali ini agak berbeda. Tibo dinilai tidak lagi memiliki kemerdekaan karena terbelenggu sistem hukum Indonesia yang melenceng."Dengan rahmat Tuhan YME, kami menyatakan kemerdekaan bangsa Indonesia dengan membebaskan Fabianus Tibo, Dominggus da Silva dan Marianus Riwu dari belenggu sistem hukum sesat pemerintah Indonesia," seru sekitar 40 orang pendukung Tibo di Aula PMKRI Jl Sam Ratulangi No 1, Jakarta, Rabu, (16/8/2006).Para pendukung Tibo yang tergabung dalam Padma Indonesia itu membacakan pernyataan itu dengan nada seperti pembacaan teks Proklamasi 1945. Menurut salah satu paralegal dari Padma Iryanto Djou, peringatan Proklamasi ke-61 ini didedikasikan Tibo cs. Lantaran belum adanya kepastian hukum bagi terpidana mati kasus bom Poso itu. "Karena kami yakin bahwa vonis itu adalah vonis peradilan yang sesat. Selain itu saya yakin ketiga orang itu tidak bersalah," serunya bersemangat. Parelagal lainnya Haris Hasibuan menambahkan, vonis itu masih dapat dibatalkan. Karena upaya terakhir yakni grasi kepada presiden masih diupayakan. "Akan tetapi, kejaksaan sangat cepat mengeksekusi. Padahal grasi sebagai uaya hukum masih dilakukan. kejaksaan sama saja melangkahi kewenangan presiden," katanya. Menanggapi pembacaan proklamasi Tibo, pengamat sosial Fadjrul Rahman memilih bersikap lebih netral. Menurutnya, membunuh manusia dengan dalih apa pun merupakan suatu tindak kejahatan."Pada prinsipnya, saya menolak hukuman mati bagi siapa saja," katanya pada kesempatan serupa. (ary/)


Berita Terkait