Ratusan Warga Renokenongo Berusaha Bajak Truk Sirtu
Rabu, 16 Agu 2006 17:46 WIB
Sidoarjo - Pemukiman terancam terendam aliran lumpur, ratusan warga Desa Renokenongo, Porong, Sidoarjo menduduki tanggul dan berusaha membajak belasan truk muatan pasir dan batu (sirtu) di KM 39.600. Mereka akan membawa truk-truk tersebut ke KM 39.200 untuk menambal tanggul yang jebol.Namun sebelum keinginan membajak truk kesampaian, massa dihalangi 100 petugas Dalmas dan Brimob Polres Sidoarjo yang berjaga-jaga di jalan tol. Polisi lantas memberikan penjelasan bahwa untuk penutupan tanggul yang jebol, akan ada petugas yang akan menutup tanggul. Warga menuruti permintaan aparat kepolisian tersebut.Hingga pukul 17.20 WIB, Rabu (16/8/2006) warga masih tetap menduduki jalan tol Gempol KM 39. Mereka bertahan sampai ada penutupan tanggul. Sampai saat ini air dan lumpur masih terus mengalir ke jalan tol, namun tidak sederas sebelumnya.Situasi masih tegang. Tidak jauh dari lokasi warga Renokemongo berdiri, puluhan warga Besuki juga menduduki jalan tol KM 30.800. Mereka duduk-duduk dan masih gerah dengan peristiwa tawuran massal yang baru saja terjadi. Warga Besuki berharap tanggul di jalan tol dibuka, agar lumpur tidak menggenangi pemukiman mereka.
(jon/)











































