Libur Panjang, Tiket KA 21 Agustus di Stasiun Tugu Habis
Rabu, 16 Agu 2006 16:37 WIB
Yogyakarta - Tiket arus balik libur panjang kereta api (KA) kelas eksekutif untuk tanggal 21 Agustus 2006 di Stasiun Tugu Yogyakarta sudah habis. Sebagian besar tiket tujuan Jakarta, Bandung dan sekitarnya sudah dipesan penumpang beberapa hari sebelumnya.Akibatnya, banyak penumpang yang kecewa karena tidak mendapatkan tiket balik KA eksekutif tujuan Jakarta pada tanggal 21 Agustus yang berangkat malam hari. Sebagian penumpang terpaksa membeli tiket KA eksekutif yang berangkat pada pagi hari."Terpaksa pakai KA Taksaka pagi daripada tidak kebagian lagi. Tiket pesawat juga sudah banyak yang habis," kata Joko Dwi Santoso (33) kepada detikcom yang memesan tiket balik untuk saudaranya di loket pemesanan eksekutif di Stasiun Tugu di Jl Pasar Kembang, Yogyakarta, Rabu (16/8/2006). Menurut dia, hampir semua tiket KA eksekutif yang berangkat pada Senin (21/8/2006) malam seperti KA Argo Dwipangga, KA Taksaka Malam, KA Bima dan KA Gajayana sudah habis. Yang masih tersisa adalah KA eksekutif yang berangkat pada siang hari seperti KA Argolawu dan Taksaka siang. Sedangkan tiket pada hari Minggu tanggal 20 Agustus 2006 di loket pemesanan masih banyak tersedia.Meski di loket pemesanan sudah habis, beberapa calo yang nongkrong di depan pintu masuk tempat pemesanan banyak yang menawarkan tiket KA tanggal 21 Agustus malam. Mereka dengan terang-terangan menawarakn tiket tujuan Jakarta pada tanggal tersebut. Hanya saja harganya sudah naik dua kali lipat. Untuk tiket KA eksekutif tujuan Jakarta, yang biasanya dijual dengan harga Rp 160 ribu-Rp 170 ribu, oleh calo ditawarkan sekitar Rp 300 ribu per tiket. "Di calo harganya sudah kelewatan, tadi malah sempat ditawarkan Rp 270 ribu. Kalau harga segitu mendingan naik pesawat," ungkap Joko.Joko juga mengeluhkan tidak adanya papan informasi mengenai jumlah tiket yang masih tersedia. Papan informasi jumlah tiket yang masih tersisa di loket pemesanan di Stasiun Tugu sudah lama tidak dipasang lagi. Namun tidak diketahui apakah alat elektronik tersebut rusak atau tidak dipasang lagi. Yang ada, hanya beberapa lembar kertas di papan pengumuman mengenai jadwal keberangkatan, tujuan dan harga tiket saja. Kertas pengumuman itu terpasang di semua sudut ruangan loket pemesanan. "Jumlah tiket yang tersedia tidak terpasang di papan. Ini membuat kami bingung dan repot," tutur dia.Sementara itu untuk membeli Tiket kelas bisnis dan ekonomi pada tanggal yang sama, untuk keberangkatan dari Stasiun Tugu dan Stasiun Lempuyangan masih tersedia dalam jumlah mencukupi. Di tempat pemesanan tiket KA bisnis seperti KA Senja Utama Yogya dan Senja Utama Solo tujuan Jakarta Stasiun Pasar Senen di loket pemesanan di bagian utara sampai saat ini masih dilayani.
(asy/)











































