Flu Burung Jadi Sorotan
Obat Generik Turun Hingga 80%
Rabu, 16 Agu 2006 13:06 WIB
Jakarta - Pemerintah akan menurunkan 1.418 jenis obat generik antara 60-80 persen pada Agustus ini. Sementara dalam anggaran kesehatan APBN 2007, flu burung terus menjadi sorotan.Penurunan harga obat generik ini dikemukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Pidato Kenegaraan dan Nota Keuangan di depan DPR, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2006).Penurunan obat generik ini sebagai upaya pemerintah membantu rakyat miskin, yang telah dimulai sejak Mei 2006 dengan penurunan harga generik 30-50 persen.Dipaparkan SBY, mulai tanggal 17 Agustus pemerintah akan mencantumkan labelisasi obat generik dan mencantumkan harganya untuk dijual di pasaran. "Dengan murahnya harga obat maka kita berharap rakyat kita akan makin mampu membelinya," kata SBY. Pencantuman harga obat generik juga dilakukan sebagai jaminan agar harga obat tidak dipermainkan oleh spekulan."Pemerintah akan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan guna menjangkau lapisan masyarakat," ujar SBY.Anggaran KesehatanDalam APBN 2007, pemerintah menetapkan anggaran kesehatan senilai Rp 15,1 triliun atau naik 11,85 persen dari anggaran 2006 yang sebesar Rp 13,5 triliun.Peningkatan anggaran kesehatan, menurut SBY, sangat dibutuhkan untuk peningkatan kualitas kesehatan, pelayanan, dan pemerataan pelayanan kesehatan.Sementara dalam rangka mengatasi meningkatnya penyebaran penyakit menular khususnya flu burung, telah dilakukan upaya surveillance aktif.Selain itu diperkuat pula dengan kemampuan laboratorium regional, penyediaan obat antivirus serta penyediaan alat pelindung.
(ir/)











































