Belanda Mengenang Indie

Belanda Mengenang Indie

- detikNews
Rabu, 16 Agu 2006 11:30 WIB
Den Haag - Belanda memperingati kapitulasi Jepang dan lepasnya Nederlands-Indie (Indonesia). Diserukan agar pengalaman masa itu dicatat, agar menjadi monumen tertulis.Peringatan digelar di Congresgebouw dan Het Indisch Monument, Selasa 15/8/2006. Ini merupakan agenda nasional tahunan sekaligus mengenang berakhirnya Perang Dunia II. Ratu Beatrix tahun ini berhalangan, sehingga peletakan karangan bunga diwakili oleh PM JP Balkenende.Sekitar 1.500 orang mengikuti upacara tersebut, termasuk para veteran yang rata-rata sudah berusia lanjut. Barisan ini umumnya mantan tentara Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger (KNIL). Di antara mereka cukup banyak juga yang berwajah Indonesia. Mereka hadir lengkap dengan baret KNIL dan tanda jasa di dada. Peringatan tahun ini berlangsung lebih sederhana. Teks-teks yang disampaikan lebih banyak menekankan pada mengenang masa pahit di bawah pendudukan Jepang. Ketua Yayasan Peringatan 15 Agustus menyerukan agar veteran atau kekeluarga mencatat kenangan masa itu, supaya bisa menjadi monumen tertulis.Tahun lalu peringatan diwarnai pidato politik Menlu Bernard Rudolf Bot, yang menyampaikan kemauan politik pemerintah untuk menerima fakta Indonesia merdeka pada 17/8/1945. Setelah pengondisian itu, Bot menyampaikan pidato resmi di depan parlemen soal keputusan politik pemerintah tersebut. Langkah itu disusul dengan kehadiran Bot dalam upacara kenegaraan HUT Kemerdekaan RI di Istana Merdeka. (es/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads