Presiden Minta UU PA Diterima Baik Masyarakat

Pidato Kenegaraan

Presiden Minta UU PA Diterima Baik Masyarakat

- detikNews
Rabu, 16 Agu 2006 11:08 WIB
Jakarta - Saat menyampaikan nota keuangan RAPBN 2007, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga menyinggung beberapa daerah eks konflik yang kini sudah mulai mereda, yakni Aceh dan Papua.Hal ini disampaikan SBY dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2006). Dalam acara pidato setahun sekali itu hadir juga fasilitator perundingan RI-GAM Martti Ahtisaari dan beberapa pengurus Aceh Monitoring Mission (AMM) yang diketuai Pieter Feith.Khusus mengenai Aceh, SBY menyinggung mengenai Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UU PA) yang baru saja disahkan 11 Juli 2006. SBY meminta supaya segala pihak menerima dengan baik UU PA sebagai landasan untuk membangun masa depan Aceh yang lebih sejahtera."Saya berpesan kepada semua pihak, terimalah UU ini dengan baik," kata SBY dalam pidatonya.SBY juga mengatakan dalam tahun ini proses penyelesaian konflik di Aceh telah banyak kemajuan dan mengandung harapan. Situasi perdamaian dan keamanan di Aceh juga telah tercipta.Selain kemajuan di Aceh, SBY juga mengungkapkan kemajuan dalam menciptakan suasana yang lebih baik di Papua. Pemerintah mengedepankan dialog dan pendekatan persuasif dalam menangani berbagai masalah di daerah tersebut.Dalam pidatonya SBY juga manyampaikan rasa syukurnya bahwa lembaga pemerintah di Papua telah berfungsi dalam melaksanakan otonomi khusus."Belum lama ini proses Pilkada Papua dan Irjabar telah berhasil dilaksanakan secara demokratis, aman dan damai. Suasana yang kondusif ini kita harapkan akan mendorong percepatan pembangunan sehingga rakyat Papua benar-benar menikmati kemerdekaan," ucap SBY.SBY juga mengatakan, pemerintah telah berusaha sungguh-sungguh untuk mengambil langkah yang konkret dalam memajukan kesejahteraan rakyat Papua, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur dasar, pemukiman penduduk, dan ketahanan pangan. (ahm/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads