Batal Interupsi, FPDIP Akan Kritisi Kemiskinan & Naker

Batal Interupsi, FPDIP Akan Kritisi Kemiskinan & Naker

- detikNews
Rabu, 16 Agu 2006 10:26 WIB
Jakarta - Setelah membatalkan rencana menginterupsi pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), FPDIP berjanji akan mengkritisi isi pidato SBY. Masalah kebijakan penanganan kemiskinan dan tenaga kerja (naker) menjadi sasaran utama kritik."Nanti kita lihat substansi isi pidato. Kalau ada kekurangan dalam nota pengantar terkait dengan kemiskinan dan tenaga kerja, nanti akan kita kritisi. Kita akan menggelar konferensi pers setelah pidato selesai," kata anggota FPDIP Hasto Kristianto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2006), sebelum mengikuti pidato pembukaan masa persidangan DPR.Hasto membantah pembatalan interupsi pidato Presiden SBY oleh fraksinya semata-mata karena adanya instruksi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. "Kita meghormati pidato kenegaraan. Jadi ini bukan karena instruksi dari Ibu Mega atau DPP," ujar dia.Dijelaskan dia, adanya niatan untuk melakukan interupsi muncul karena FPDIP melihat banyak persoalan yang harus dijelaskan langsung oleh SBY. "Dan itu cermin dari dinamika kawan-kawan. Saya bisa memahami spirit teman-teman yang melihat banyaknya persoalan," kata Hasto. (jon/)


Berita Terkait