FPDIP Ganti Interupsi Pidato Presiden dengan Jumpa Pers
Rabu, 16 Agu 2006 09:56 WIB
Jakarta - Rencana anggota Fraksi PDIP untuk menginterupsi pidato kenegaraan yang dibacakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus ditahan. Ketua Umum Megawati Soekarnoputri sudah menginstruksikan anggotanya untuk bersikap elegan dalam sidang.Dan sebagai gantinya, anggota partai berlambang banteng gemuk itu akan melakukan jumpa pers untuk menyampaikan unek-unek terkait pidato kenegaraan presiden yang disampaikan setahun sekali itu."Ibu Mega bukan melarang, tapi minta agar pidato kengaraan ini berjalan tertib karena ini bagian dari proses HUT ke-61 RI pada tanggal 17 Agustus. Sebagai ganti, kita akan melakukan jumpa pers," kata Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo kepada detikcom di gedung DPR, kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2006).Tjahjo menambahkan, kesepakatan anggota fraksinya untuk melakukan interupsi sebenarnya tetap berlaku, namun dengan catatan interupsi dilakukan secara tertib setelah pidato kenegaraan disampaikan."Itu tidak dianulir anggota. Tapi yang penting setelah pidato selesai," jelas Tjahjo.Ketika ditanya apakah masih terdapat anggotanya yang ngotot untuk menginterupsi, Tjahjo mengaku tidak tahu. "Ya lihat saja nanti," kilahnya.
(ahm/)











































