Indonesia Incar Kemudahan Dapatkan Suku Cadang Alat Tempur
Rabu, 16 Agu 2006 02:38 WIB
Jakarta - Indonesia mengincar kemudahan logistik termasuk memperoleh suku cadang peralatan tempur dari Singapura. Hal ini dapat diperoleh jika usulan rancangan perjanjian pertahanan dan ekstradisi ke dua negara disetujui."Untuk memperoleh suku cadang peralatan tempur, bisa tidak kita memanfaatkan suku cadang pesawat tempur. Termasuk logistik," ujar Panglima TNI Marsekal Djoko Soeyanto setelah mengikuti rapat di Kantor Menkopolhukam, di Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (15/8/2006).Menurutnya, upaya itu merupakan salah satu posisi tawar Indonesia di mata Singapura yang menjadi salah satu agenda rapat yang diikutinya."Rapat ini dalam rangka perjanjian kerjasama seperti defence cooperation, perjanjian ekstradisi, dan masalah-masalah dari kita saja, untuk mengetahui posisi tawar kita dimana," kata Djoko.Tetapi pihaknya menolak kompensasi berupa Militarry Training Area (MTA). "Itu tidak ada hubungannya, itu posisi tersendiri. Tapi itukan posisi tawar." imbuh dia.Selain Panglima TNI, rapat juga dihadir Menteri Luar Negeri Hassan Wirayuda, Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, Menteri Dalam Negeri M Ma'ruf, dan Kapolri Jenderal Sutanto.
(nvt/)











































