Warga Besuki 'Bajak' Belasan Truk Lapindo Pembawa Sirtu

Warga Besuki 'Bajak' Belasan Truk Lapindo Pembawa Sirtu

- detikNews
Selasa, 15 Agu 2006 18:57 WIB
Sidoarjo - Warga Dukuh Babadan, Desa Besuki, Kecamatan Jambon, Sidoarjo panik. Tanggul penahan lumpur nyaris jebol gara-gara luapan air lumpur kian tinggi. Akhirnya puluhan warga menuju jalan tol Gempol-Surabaya untuk menyetop truk-truk pembawa pasir batu (sirtu) dan memaksa sopir mengalihkan kendaraan ke kampung mereka.Pencegatan truk-truk pengangkut pasir dan batu untuk peninggi tanggul milik Lapindo Brantas ini berlangsung sejak Selasa siang (15/8/2006). Warga nekat ke tengah jalan tol menyegat truk-truk yang melintas di jalan tol dan dialihkan menuju kampung mereka. Warga kawatir air bercampur lumpur yang masuk ke persawahan Desa Besuki akan meluap dan menggenangi pemukiman mereka. Apalagi tanggul setinggi 3 meter yang berada di Besuki mulai tidak dapat menampung luapan lumpur dari Lapindo. Kodir, warga RT 8 Babadan, Desa Besuki mengatakan Selasa siang air bercampur lumpur sempat merembes dan menggenangi persawahan yang ada di Babadan. Tanaman palawija 6 hektar pun digenangi lumpur bercampur air.Akibat genangan lumpur, warga Dusun Babadan rugi puluhan juta. Padahal sampai saat ini warga Besuki belum mendapat ganti rugi dari Lapindo.Sekitar 20 truk pembawa sirtu berjejer di atas tanggul untuk menurunkan sirtu sambil ditunggu warga Babadan. Warga berharap tanggul yang sudah 3 meter di tinggikan hingga posisi aman. (jon/)


Berita Terkait