Ibunda Ardian: Saya Yakin Bapaknya yang Melakukannya

Ibunda Ardian: Saya Yakin Bapaknya yang Melakukannya

- detikNews
Selasa, 15 Agu 2006 18:00 WIB
Makassar - Banyak pihak yang tidak percaya bahwa Ardian (9), bocah kelas empat SD, mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Warda Kusumawati, ibu Ardian juga meyakini, anak bungsunya meninggal, karena dibunuh Hein Kaluku, mantan suaminya yang tak lain ayah kandung Ardian. "Dari awal, saya yakin yang melakukannya (melakukan pembunuhan) adalah bapaknya sendiri," tutur Warda Kusumawati, ketika ditemui di rumahnya Jl Hertasning Raya No 16, Makassar, Selasa (15/8/2006). Tak heran jikalau, saat pertama mengetahui anaknya meninggal dunia dan dibawa ke RS Grestelina, Kusumawati langsung mendatangi Hein, sambil menangis dan memukul-mukul dada Hein. "Kau apakan anakku. Kau bunuh anakku," ucap Kusumawati saat itu. Tuduhan Kusumawati bukannya tidak berdasar. Sebab, dia merasa tahu betul karakter bekas suaminya itu. "Dia itu pendiam. Tapi kalau marah, tidak bisa ditahan," ceritanya. Kemarahan yang meledak-ledak inilah yang sering menjadi 'musibah' bagi 4 orang anaknya. Bukan kali ini saja Hein harus berurusan dengan polisi. "Dia juga pernah memukul paha Ian (panggilan Ardian-Red) dengan balok. Makanya, dilaporkan ke polisi. Tapi saat itu laporannya sulit diterima karena kesaksian Ian belum diterima karena masih kecil," ucap Kusumawati. Selain memukul Ian, pada tahun 2003 lalu, Nanda Mashita, kakak sulung Ardian, dicekik oleh Hein, hanya karena Nanda meminta uang pada Hein, agar adiknya, Dita dibelikan susu. "Dia sudah tidak pernah menafkahi kami. Setiap anakku minta uang padanya, dia hanya bilang, siapa suruh ibumu bercerai dengan saya," papar Kusumawati. Ardian Tidak Bisa Ikat Tali Sepatu Kusumawati merasa aneh jika Ardian menggantung dirinya sendiri, padahal Ian tidak tahu cara mengikat tali. "Mengikat tali sepatu saja tidak tahu, apalagi mengikat tali gantungan. Makanya, kalau saya belikan sepatu, selalu yang tidak pakai tali, karena dia tidak tahu mengikatnya," ujar Kusumawati. Ardian ditemukan meninggal sekitar pukul 17.00 Wita, Minggu (13/8/2006). Saat ditemukan, tali rafia masih terjerat di lehernya. Namun polisi menemukan sejumlah kejanggalan di lokasi. Selain tiang gantungan yang terlalu rendah, juga posisi ikatan tali yang berada di dekat dagu korban. Padahal, pada kasus bunuh diri, ikatan tali berada pada posisi leher belakang atau tengkuk. (asy/)


Berita Terkait