Ayah dan Ibu Ardian Berebut Rumah
Selasa, 15 Agu 2006 16:53 WIB
Makassar - Tewasnya Ardian (9) bocah kelas empat SD di Makassar menyisakan banyak tanda tanya. Betulkah Ardian gantung diri atau dibunuh? Di balik itu, ayah dan ibu Ardian yang sudah bercerai sedang panas-panasnya memperebutkan rumah. "Ada perebutan hak kepemilikan rumah, antara dia (Hein) dan mantan istrinya," cerita Yusuf, sepupu Ardian, Selasa (15/8/2006). Rumah yang diperebutkan oleh Hein Kaluku (ayah Ardian) dan Warda Kusumawati (ibu Ardian) adalah rumah yang mereka tempati sekarang di Jl. Hertasning Raya nomor 16, Makassar. Meski sudah cerai sejak tahun 2003, namun Hein dan Kusumawati masih berada di dalam satu rumah bersama anak-anaknya. Padahal, Hein saat ini sudah menikah lagi dengan istri barunya. Namun, istri ketiga Hein tidak tinggal di rumah tersebut. Sebenarnya, awalnya Hein merupakan pengusaha sukses. Pria asal Gorontalo ini mengelola perusahaannya, PT Hein Pratama yang berada di Tangerang, Banten. Namun usahanya bangkrut pada tahun 2003. Dulu, sebelum dinikahi Hein, Warda Kusumawati bekerja di perusahaannya ini. Sisa-sisa kejayaan Hein terlihat dari mobil yang dimilikinya. Di garasi rumahnya, terlihat mobil Mercedes Benz ber- plat B 72 FV keluaran tahun 1980-an. Setelah tidak punya pekerjaan tetap, Hein lalu kembali ke rumahnya di Makassar ini. Pertengkaran yang sering terjadi mengakibatkan pasangan ini cerai pada tahun 2003. Kebiasaan Hein yang sering 'ringan tangan' kepada anaknya, membuat ia dijauhi oleh anak-anaknya. "Saya benci bapak," tutur Nanda Mashita (15), anak sulung Hein. Sejak cerai, Hein sudah tidak menafkahi anak-anaknya. Belum ada kejelasan apakah pertengkaran dan perebutan rumah antara Hein dan Kusumawati ini terkait dengan tewasnya Ardian. Yang jelas, saat ini polisi masih terus memeriksa Hein. Kakak Ardian dan juga para tetangganya tidak yakin kalau Ardian gantung diri.
(asy/)











































