Lumpur Lapindo Meluap, Warga Dua Desa di Porong Panik

Lumpur Lapindo Meluap, Warga Dua Desa di Porong Panik

- detikNews
Selasa, 15 Agu 2006 16:03 WIB
Sidoarjo - Puluhan warga Desa Besuki dan Renokenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo, panik. Semburan lumpur Lapindo Brantas Inc merembes dari tanggul dan menggenangi pemukiman warga. Isu tanggul jebol segera menyeruak.Warga sontak cemas. Apalagi lumpur di beberapa tempat sudah nyaris sampai di bibir tanggul. Warga beramai-ramai mulai mengepak harta benda yang mereka miliki, siap-siap mengungsi.Sebagian warga Desa Besuki dan Renokenongo mendatangi posko Yon Zipur di Porong untuk meminta agar tanggul yang ada di Besuki ditinggikan. Maklum saja, tanggul yang ada saat ini setinggi 1,5 meter sudah tidak mampu lagi menahan luapan air dan lumpur.Informasi sejumlah warga Besuki, Selasa (15/8/2006), air lumpur mulai merembes sejak pukul 06.00 WIB. Sekitar 30 warga mendatangi posko Yon Zipur untuk meminta agar meninggikan tanggul. Sempat terjadi ketegangan antara warga dengan aparat Yon Zipur. Namun akhirnya aparat TNI bersedia membantu warga meninggikan tanggul. Warga sangat khawatir kasus tanggul jebol di Desa Siring pada Kamis pekan lalu terulang di Desa Renokenongo dan Desa Besuki. Tanggul yang ada di Desa Besuki berjarak sekitar 300 meter. Sampai saat ini, pihak Lapindo dan Yon Zipur terus meninggikan tanggul. Truk pengangkut pasir dan batu bergantian menurunkan angkutannya.Warga Desa Besuki juga membangun pos setinggi 2 meter untuk melakukan pegamatan bila sewaktu-waktu tanggul jebol. Petugas jaga segera memberitahukan kepada warga untuk mengungsi.Sampai saat ini, semburan lumpur masih tetap tinggi. Ketinggian semburan lumpur di atas 5 meter. Selain itu, asap dari lokasi semburan tampak membumbung tinggi di atas 100 meter. (jon/)


Berita Terkait