FPDIP Akan Interupsi Pidato Kenegaraan SBY
Selasa, 15 Agu 2006 15:55 WIB
Jakarta - Hasil rapat pleno FPDIP sepakat mempersilakan anggota fraksinya menginterupsi pidato kenegaraan SBY pada 16 Agustus. Terutama jika ada hal-hal yang tidak sesuai dengan perbaikan untuk rakyat."Pertama soal interupsi, interupsi itu bagian persidangan di DPR. Kami tidak setuju kalau belum-belum dilarang. Teman-teman fraksi sepakat, kita akan melakukan interupsi jika ada hal-hal yang tidak sesuai dengan perbaikan untuk rakyat seperti APBN, pendidikan, anggaran belanja pegawai tidak boleh lebih besar daripada anggaran rakyat," terang Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo.Hal ini disampaikan dia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/8/2006).Effendi Simbolon, merupakan salah satu anggota FPDIP yang akan melakukan interupsi."Ya saya mau interupsi soal pengendapan subsidi minyak tanah kepada rakyat miskin, karena ada dana triliunan rupiah yang tidak jelas penggunaannya, padahal sudah jelas dianggarkan. Ini kan momentum yang tepat karena pidato presiden soal anggaran," kata Effendi.Ramson Siagian juga akan melakukan interupsi. Namun Ramson yang juga dari FPDIP ini enggan membeberkan topik yang akan 'disentilnya'.
(aan/)











































