Nikahkan Putrinya, Gus Dur Tak Hadiri 17-an di Istana
Selasa, 15 Agu 2006 15:49 WIB
Jakarta -
Gus Dur dipastikan tidak akan menghadiri peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus di Istana Merdeka. Putri ketiganya, Anita Hayatunnufus Rahman mau menikah."Bapak tidak bisa hadir karena adik saya mau menikah. Akadnya 18 Agustus, dan 17 Agustus itu sudah mulai proses pengajian, siraman, dan sebagainya dari pagi sampai malam," tutur putri kedua Gus Dur, Yenny Wahid, usai penganugerahan tanda kehormatan Satya Lencana di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Selasa (15/8/2006).Yenny juga mengatakan, Presiden SBY akan menjadi saksi dalam pernikahan Anita yang bersanding dengan Imam Jehan pada 18 Agustus dan datang menghadiri resepsi pernikahan pada 19 Agustus."SBY tidak bisa ikut yang siraman karena pada 17 Agustus harus berada di Istana, sementara orangtua saya tidak bisa meninggalkan rumah karena sebagai tuan rumah tidak bisa meninggalkan tamu," urai Yenny yang memiliki nama asli Zannuba Arifah Chafsoh.Setahun lalu pada momen serupa, Gus Dur sang presiden keempat Indonesia bernama lengkap Abdurrahman Wahid ini turut menghadiri Agustusan di Istana Merdeka. Sedangkan Megawati Soekarnoputri sang presiden kelima Indonesia tidak hadir.
(fjr/)










































