NOAA Pantau 249 Titik Api di Sumatera
Selasa, 15 Agu 2006 15:27 WIB
Padang - Satelit National Oceanic Atmospheric Administration (NOAA)-16 AVHRR memantau 249 titik api (hot spot) di pulau Sumatera. Titik api tersebut terpantau pada 14 Agustus 2006 pukul 08.55 UTC atau pukul 15.55 WIB. Tujuh di antara titik api tersebut terdapat di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).Kepala Badan Pengendali Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Sumbar, Andawarneri, pada detikcom, Selasa (15/8/2006) mengatakan, dibandingkan beberapa waktu lalu titik api yang ditemukan di Sumbar saat ini sudah jauh berkurang."Sebagian besar titik api berasal dari bekas HPH yang diamanfaatkan masyarakat. Dibanding beberapa provinsi tetangga seperti Riau dan Jambi, titik api di Sumbar relatif lebih sedikit. Titik api terbanyak di Sumbar ditemukan pada akhir Juli lalu, yakni mencapai 26 titik api," ujarnya.Dikatakan Andawarneri, untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan yang besar, pihaknya sudah sering memberikan imbauan pada masyarakat dan perusahaan perkebunan untuk tidak membakar lahan."Kita juga sudah mengingatkan pemerintah daerah agar terus proaktif mengimbau warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar," demikian Andawarneri.
(nrl/)











































