Kehadiran Nana Juwana di Jateng Didemo Mahasiswa
Selasa, 15 Agu 2006 13:48 WIB
Semarang - Nana Juwana resmi dilantik MA sebagai Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Jateng. Karena menilai 'hukuman' MA terhadap Nana sebagai cacat, mahasiswa Semarang memprotes kehadiran mantan Ketua PT Jabar ini. Protes itu berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia. Mereka berunjuk rasa meminta MA mencabut keputusannya dalam melantik Nana sebagai PT Jateng, Selasa (15/8/2006). Para mahasiswa mengawali aksinya di Bundaran Air Mancur, Jalan Pahlawan, Semarang. Setelah berorasi beberapa saat, mereka melakukan long march ke PT Jateng yang jaraknya hanya 300 meter dari lokasi awal. Dengan menenteng sejumlah poster bertuliskan "Hakim Hitam Tak Pantas Jadi Ketua PT Jateng", mereka mengecam pelantikan Nana. Di PT, aksi mereka disambut satu truk Dalmas dari Polwiltabes Semarang. Karena tak mungkin bisa masuk ke halaman PT, mereka hanya menggelar orasi. Dalam orasinya, mahasiswa menyatakan, pengangkatan Nana sebagai Ketua PT menunjukkan tidak ada reformasi di bidang hukum. Mereka menilai Nana adalah orang yang cacat karena salah dalam memutus perkara Pilkada Depok. "Meski sebentar lagi Nana pensiun, Bagir Manan seharusnya tidak mempromosikannya. Dia pernah dihukum jadi hakim nonpalu. MA tidak reformis, Bagir Manan harus turun, " kata Ofis Ricardo, salah satu pendemo. Aksi puluhan mahasiswa ini cukup menarik perhatian masyarakat. Pasalnya, pada saat yang sama, jalan yang dilewati peserta aksi yakni Jalan Pahlawan sedang dipenuhi kendaraan hias peserta pawai HUT ke-56 Provinsi Jateng dan HUT ke-61 RI . Karena tak mungkin ditemui pihak PT dan jalanan sudah kian sesak kendaraan, para mahasiswa mengakhiri aksinya. Mereka kembali ke Bundaran Air Mancur. Sementara itu, pawai kendaraan hias di Semarang dimulai pada pukul 13.00 WIB.
(nrl/)











































