Meski Jarak Pandang Minim, Penerbangan di Pekanbaru Normal

Meski Jarak Pandang Minim, Penerbangan di Pekanbaru Normal

- detikNews
Selasa, 15 Agu 2006 11:04 WIB
Pekanbaru - Asap tebal yang menyelimuti Kota Pekanbaru membuat jarak pandang menurun drastis di bawah 1 km. Namun aktivitas penerbangan masih berjalan normal.Namun pihak bandara telah mewanti-wanti pilot yang akan mendaratkan pesawatnya untuk berhati-hati. Setiap keputusan pendaratan pesawat menjadi tanggung jawab pilot.Minimnya jarak pandang disampaikan Kepala Analisi BMG Pekanbaru Yohanes Drajat Bintoro, Selasa (15/8/2006). BMG untuk sementara kini berpusat di Bandara Sultan Syarif Kasim.Diakui Yohanes, cuaca hari ini memang di bawah normal. Jarak pandang masih di bawah 1 km. Padahal normalnya cuaca untuk sebuah pendaratan di bandara minimal 1,2 km."Tapi aktivitas tidak ada yang tertunda karena jarak pandang di bawah 1 km, pilot masih bisa mendaratkan pesawatnya. Pihak bandara sendiri hanya berfungsi memberitahukan bahwa jarak pandang di bawah 1 km. Keputusan untuk mendarat jadi tanggung jawab pilot," beber Yohanes. Perkiraan cuaca di Pekanbaru kini antara tinggi sampai ekstrem. Kondisi ini diakibatkan kurangnya curah hujan dalam sebulan yang mencapai 12 hari. Diperkirakan musim kemarau di Riau akan berlangsung sampai akhir September.Menurut Yohanes, bila kondisi ini tidak diantisipasi, maka kasus kebakaran hutan di Riau akan berpotensi sampai akhir September.Sedangkan arah angin dari wilayah Riau berpotensi menuju ke Selat Malaka menuju Malaysia. Sebab kawasan hutan yang terbakar saat ini sebagian besar berada di Semenanjung Pantai Timur Sumatera. (umi/)


Berita Terkait