Pertemuan Panglima TNI-Komisi I Hanya Silaturahmi
Selasa, 15 Agu 2006 10:31 WIB
Jakarta - Mabes TNI menyatakan pertemuan Panglima TNI Marsekal TNI Djoko Soeyanto dan Komisi I DPR merupakan pertemuam silaturahmi. Pertemuan itu membahas persoalan umum, tidak hanya soal (alm) Brigjen Koesmayadi."Sebenarnya itu undangan acara silaturahmi, pertemuan sendiri berjalan akrab. Kita bahas hal-hal umum saja, tidak soal itu saja," ungkap Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Laksamana Muda TNI Mohammad Sunarto Sjoekronoputra yang dihubungi detikcom, Selasa (15/8/2006).Mengenai protes anggota Komisi I lainnya yang merasa tidak diundang, Sunarto mengatakan, protes merupakan hak anggota dewan. Sebenarnya undangan itu ditujukan kepada semua anggota Komisi I. "Mengenai hadir atau tidaknya, itu tergantung anggota yang bersangkutan. Tapi sebagian besar hadir," jelas Sunarto. Sunarto juga menjelaskan bahwa hasil penyelidikan Puspom TNI akan dibeberkan pada DPR sesuai permintaan DPR. "Tetap kita ke DPR sesuai mekanisme dan prosedur pemanggilan ke DPR," tambahnya. Pada Senin 14 Agustus sekitar pukul 11.00-13.30 WIB, sejumlah anggota Komisi I DPR berkunjung ke Mabes TNI di Cilangkap untuk memenuhi undangan Panglima TNI Marsekal Djoko Soeyanto. Namun pertemuan itu menuai protes anggota Komisi I lainnya yang merasa tidak diundang. Oleh pengkritiknya, pertemuan itu dianggap trik lama TNI dalam menyelesaikan suatu masalah dengan cara memanggil atau mengundang DPR. Apalagi seharusnya TNI segera menyampaikan hasil penyelidikannya sesuai rekomendasi Komisi I.
(zal/)











































