Tokoh Perundingan RI-GAM Dianugerahi Gelar Adat
Selasa, 15 Agu 2006 07:14 WIB
Banda Aceh - Perjanjian damai antara Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sudah setahun. Acara peringatan perdamaian pun akan digelar. Di antaranya pemerintah Nanggroe Aceh Darussalam akan memberikan gelar adat bagi para tokoh perdamaian itu.Para tokoh yang bakal menerima gelar adat antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menkum dan HAM Hamid Awaludin, mantan Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, mantan PM GAM Malik Mahmud, petinggi GAM Zaini Abdullah, dan mediator perundingan RI-GAM Martti Ahtisaari.Menurut rencana para tokoh tersebut tiba di Banda Aceh sekitar pukul 09.00 Selasa (15/8/2006) pagi. Penganugerahan gelar adat ini akan dilakukan pada upacara adat 'peusejuk' yang digelar di pendopo Gubernuran.Lalu setelah dilakukan upacara adat, acara kemudian dilanjutkan dengan dialog antara tokoh masyarakat setempat dengan tokoh perundingan RI-GAM. Baru pada pukul 16.00 WIB acara puncak peringatan refleksi satu tahun Aceh damai digelar di Ulee Lheue.Selain itu para eks tokoh GAM dan pejabat pemerintah Indonesia juga berkeliling dalam rangka perjalanan damai di Aceh untuk memantau situasi setelah setahun berdamai.
(ahm/)











































