Kolonel Tentara Arab Saudi Dibius dan Dirampok di Jakarta
Senin, 14 Agu 2006 20:01 WIB
Jakarta - Seorang tentara Kerajaan Arab Saudi berpangkat kolonel ternyata tidak 'ampuh' di Indonesia. Pria bernama Kolonel Nasser Gaed Al Harbi ini kena tipu saat berkunjung ke Jakarta. Apes!Hartanya berupa uang 3 ribu Riyal dan US$ 4.500, travel cheque senilai US$ 2.400, handphone, dan paspornya dibawa kabur 'kawan' sekaligus pencuri bernama Sammy, pria keturunan Tunisia yang baru dia kenal.Peristiwa ini berawal pada Minggu (13/8/2006) petang, Nasser berjumpa dengan Sammy di sebuah kafe di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Setelah berkenalan, Nasser dan Sammy langsung terlihat akrab dan melanjutkan perbincangannya di kamar 1423 Hotel Red Top, Pecenongan, Jakarta, tempat Nasser menginap."Saat itu saya minum kopi dan langsung tidak sadar," ujar Nasser saat ditemui wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (14/8/2006).Dan ketika sadar sekitar pukul 08.15 WIB, Senin pagi, Nasser pun langsung tersentak ketika tas serta berbagai barang berharga lainnya telah raib. Nasser langsung melaporkan peristiwa itu kepada pihak sekuriti hotel dan melanjutkannya ke Polda Metro Jaya.Namun di Mapolda, ternyata Nasser tidak melaporkan tentang hilangnya sejumlah barang berharga miliknya. Tetapi dia hanya meminta surat kehilangan paspor."Nanti saya ditanya-tanya di sana (Arab Saudi), satu tahun lagi saya akan mendapat promosi sebagai Brigadir Jenderal," kilah Nasser. Belum diketahui secara jelas, dalam rangka apa Nasser datang ke Jakarta. Menurut pengakuan petugas keamanan Hotel Red top, Saidi, yang turut mendampingi Nasser, dirinya mengaku melihat Sammy pergi keluar hotel sekitar pukul 01.30 WIB, Senin dini hari. Tapi dirinya tidak menaruh curiga dengan sikap Sammy tersebut."Sekitar pukul 01.30 WIB saya memang melihat Sammy turun dari hotel dan mencari taksi, tapi saya tidak terpikir ada peristiwa itu," ujar Saidi.
(ahm/)











































