MMI Minta TNI/Polri Latih Relawan Jihad Pakai Tank & Rudal
Senin, 14 Agu 2006 17:26 WIB
Jakarta -
Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) meminta TNI dan Polri melatih calon relawan jihad yang akan diberangkatkan ke Libanon cara menggunakan peralatan perang."Kami meminta pelatihan oleh TNI dan Polri untuk dapat menggunakan peralatan perang seperti tank dan rudal karena kondisi di sana memang perlu untuk itu," ujar Ketua Bidang Data dan Informasi MMI Fauzan al-Anshari di Markas MMI, Jl Pahlawan, Kebon Jeruk, Senin (14/8/2006).Dijelaskannya, ada 3 alasan yang melandasi diajukannya permintaan pelatihan ini.Alasan pertama adalah respons positif terhadap sikap dan anjuran presiden bahwa Indonesia mendukung penuh pengiriman bantuan ke Palestina dan Libanon.Alasan kedua adalah pernyataan Menhan Juwono Sudarsono bahwa tidak perlu ada pembicaraan dengan Israel sebelum mereka menghentikan serangannya."Kami menilai genjatan senjata yang diprakarsai PBB hanya taktik Israel semata. Pada kenyataannya peperangan masih berlangsung," tutur Fauzan.Sementara alasan ketiga, merujuk kepada Pembukaan UUD 1945 yang menyatakan penjajahan di muka bumi harus dihapuskan.Dari pantauan detikcom di Markas MMI, para relawan jihad tampak mendemonstrasikan keahliannya seperti keahlian membela diri dan menghadapi senjata tajam.Hingga saat ini 30 relawan sudah siap diberangkatkan dari Markas MMI Jakarta. Sementara secara nasional, tak kurang 500 relawan juga siap diterjunkan ke medan laga.
(fjr/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































