DPD Paparkan Temuan Selama Masa Reses
Senin, 14 Agu 2006 16:07 WIB
Jakarta - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menggelar sidang paripurna pembukaan untuk masa sidang 2006-2007. Dalam sidang itu anggota DPD memaparkan temuannya saat berkunjung ke daerah masing-masing.Sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita di Gedung DPD, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (14/8/2006). Sidang tersebut dihadiri anggota DPD dari seluruh provinsi se-Indonesia.Anggota DPD asal Jakarta Marwan Batubara mengatakan, selama masa reses dirinya berkunjung ke kawasan Kepulauan Seribu. Menurutnya, masyarakat Kepulauan Seribu berharap daerahnya dijadikan lokasi wisata bahari.Marwan juga menyinggung soal pelaksanaan mega proyek monorel Jakarta. Marwan melaporkan, banyak ditemukan kebijakan yang tumpang tindih antara Pemprov DKI Jakarta dengan Departemuan Keuangan dalam proyek tersebut.Anggota DPD dari Kalimantan Timur Rafriani melaporkan soal illegal logging. Menurut dia, praktik illegal logging masih marak di Kalimantan Timur."Soal batas wilayah juga masih menjadi persoalan di daerah perbatasan. Masalah-masalah ini perlu segera direspons agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari," ujar Rafriani.Sedangkan anggota DPD DIY Hafidh Asram menyuarakan pesan warga korban gempa. Menurutnya, para korban gempa Yogya dan Bantul membutuhkan kayu yang cukup banyak untuk memperbaiki rumah yang rusak.Hafidh juga berharap pemerintah bisa menyalurkan kredit lunak kepada warga Yogya. Hal ini sangat penting untuk membangkitkan kembali perekonomian warga yang porak-poranda.Hingga pukul 15.30 WIB, sidang paripurna DPD masih terus berlangsung. Para anggota DPD dari provinsi lainnya terus memberikan laporan dari daerahnya masing-masing.Pada 23 Agustus mendatang, DPD juga akan menggelar sidang paripurna khusus. Agenda sidang adalah mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tentang pembangunan daerah dalam RAPBN 2007.
(djo/)











































