SBY Canangkan Revitalisasi Gerakan Pramuka
Senin, 14 Agu 2006 12:29 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara resmi mencanangkan revitalisasi Pramuka. Menurut SBY, revitalisasi Pramuka diperlukan agar gerakan ini kembali diminati generasi muda."Saya pernah mengucapkan keprihatinan atas mulai berkurangnya minat pelajar dan mahasiswa dalam gerakan Pramuka. Oleh karena itu saya dalam kesempatan ini saya mencanangkan revitalisasi Pramuka," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam sambutannya saat memperingati Hari Pramuka di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Senin (14/8/2006).Revitalisasi Pramuka dianggap penting karena gerakan Pramuka memiliki masalah dan tantangan baru yaitu selain minat generasi muda juga metodologi dan bentuk kegiatan yang sering kurang sesuai dengan perkembangan anak muda. Bagaimanapun, kata SBY, di tengah arus globalisai dan kemajuan teknologi, kehidupan kaum muda mengalami perubahan yang mendasar dan signifikan."Gerakan Pramuka sebenarnya memiliki banyak kegiatan yang menarik, positif dan konstruktif. Karena itu dengan adanya revitalisasi Pramuka dapat dikembangkan secara inovatif dengan pendekatan metodologi dan kegiatan yang lebih tepat dengan dinamika dan perkembangan kehidupan permasyarakatan," ujar dia.SBY juga mengatakan, revitalisasi mencakup upaya yang terencana, sistematik, dan berkelanjutan untuk mengaktifkan kembali peran, fungsi dan kegiatan pokok gerakan Pramuka. Revitalisasi Pramuka ini juga adalah bagian dari langkah besar revitalisasi pendidikan nasional."Sudah saatnya gerakan Pramuka punya paradigma baru dengan pengelolaan organisasi secara inovasi dengan mementingkan kualitas partisipasi, tekad bersama dan optimalisasi peran kehidupan," terang Presiden SBY.Dalam kesempatan itu Presiden juga mengungkapkan pentingnya UU tentang gerakan Pramuka untuk mendukung revitalisasi Pramuka. Dia meminta Menko Kesra, Mendiknas dan Menpora untuk memberi dukungan pada gerakan revitalisasi Pramuka.
(san/)











































