Wagub DKI Tutup Jivest 2006
Minggu, 13 Agu 2006 22:02 WIB
Jakarta - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Fauzi Bowo, menutup acara Jakarta International Investment Expo (JIVEST 2006). Acara ini menghasilkan beberapa kesepakatan bisnis, yang ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU beberapa perusahaan swasta nasional dengan asing."Dunia ini sekarang penuh persaingan. Ceritakan pada Pak Sutiyoso dan saya, Jakarta mesti seperti apa supaya menjadi tempat investasi yang menarik yang bersaing dengan kota-kata lainnya," kata Fauzi Bowo dalam acara penutupan JIVEST 2006 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (13/8/2006).Perusahaan yang menandatangani MoU antara lain PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) dengan PT Komatsu (dari Jepang), yang bergerak di bidang usaha alat berat. Dengan investasi US$ 5 juta.Fauzi mengharapkan dengan JIVEST 2006, yang baru pertama kali dilaksanakan, calon investor dari dalam maupun luar negeri menjadikan Indonesia, terutama Jakarta sebagai tujuan investasi."Saya ingin melihat lebih banyak investasi yang datang ke Jakarta dan lebih banyak lapangan pekerjaan," ujar Fauzi.Selain itu Fauzi menginginkan agar pemerintah pusat menjadikan Jakarta sebagai Special Economic Zone (SEZ), menyusul Batam. "Sebetulnya Jakarta sudah memenuhi semuanya (12 kriteria yang pemerintah tentukan). Cuma kita paham Batam harus didahulukan. Kita berharap pemerintah pusat tidak melupakan Jakarta," tandas Fauzi.Sementara itu Direktur Pemasaran dan Pelayanan Investasi PT KBN, Eddy Ihut Siahaan, menjelaskan yang menjadi kriteria sebagai SEZ antara lain sebagai kawasan industri dan relatif dekat dengan pelabuhan internasional."Nanti Pemda-pemda yang mengusulkan. Jadi tidak ditetapkan langsung dari pusat tapi bottom up," jelas Eddy.
(mar/)











































