Gus Dur Suruh Muhaimin Bayar Listrik Kedubes Palestina

Gus Dur Suruh Muhaimin Bayar Listrik Kedubes Palestina

- detikNews
Minggu, 13 Agu 2006 21:12 WIB
Semarang - Barang kali tak banyak orang tahu soal cerita ini. Gus Dur pernah menyuruh Muhaimin Iskandar membayar rekening listrik Kedubes Palestina. "Saya ingat betul hal itu. Saat itu, saya masih jadi asisten Gus Dur. Saya disuruh ngantar uang buat bayari rekening listrik Kedubes Palestina," kenang Muhaimin di hadapan 300-an warga nahdliyin dalam peringatan Ultah Ponpes Girikesumo, Desa Girikusumo, Kec. Mranggen, Demak, Minggu (13/8/2006). Ketua Umum DPP PKB versi Muktamar Semarang ini menyatakan, hal itu dialaminya 10-15 tahun lalu saat Palestina belum diakui sebagai negara oleh masyarakat internasional. Dengan menceritakan kisah itu, Muhaimin membantah pihaknya tak membantu sedikit pun negara yang saat ini sedang diserang Israel itu. Baginya, meski bantuan yang diberikannya kecil, namun bentuknya sangat riil. "Saat ini, orang boleh saja berkoar-koar mengirim relawan ke Palestina dan Libanon. Tapi mereka tidak tahu bahwa sejak dulu, kami sudah melakukannya," tegasnya. Ketika ditanya apakah Gus Dur dan PKB bersedia mengirim relawan ke Libanon atau Palestina, Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin, menyatakan tidak. Pengiriman relawan tak akan menyelesaikan masalah. "Mengirim orang ke sana (Libanon dan Palestina) malah merepotkan. Para relawan kan tidak tahu medan yang dihadapinya," lanjutnya. Muhaimin cukup puas jika pemerintah telah mengirimkan pasukan perdamaian ke lokasi perang. Menurut dia, hal itu sudah cukup membantu Libanon dan Palestina. Ponpes Girikesumo terletak di daerah perbukitan Gunung Ungaran, Kab Semarang dan berdiri sejak tahun tahun 1866. Kini, ponpes itu diasuh oleh KH Munif Muhammad Zuhri. (mar/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads