Muhaimin Yakin Akhir Agustus Konflik PKB Berakhir
Minggu, 13 Agu 2006 18:27 WIB
Semarang - Ketua Umum DPP PKB versi Muktamar Semarang Muhaimin Iskandar memastikan akhir Agustus ini konflik yang terjadi di tubuh PKB selama bertahun-tahun bakal berakhir. "Saya sudah keliling Indonesia untuk memastikan hal ini. Akhir Agustus, konflik pasti selesai," kata Muhaimin kepada wartawan dalam acara Peringatan Ultah Ponpes Girikesumo ke-140 tahun di Desa Girikusumo, Kec. Mranggen, Demak, Minggu (13/8/2006). Hingga saat ini sebagian besar elit maupun kalangan bawah yang terpecah, sudah kembali menyatu. Namun dia mengaku masih ada satu dua orang yang masih berbeda pandangan. "Kalau hanya satu atau dua orang yang masih mempermasalahkan, itu kan wajar. Yang jelas, sebagian besar sudah kembali," ungkapnya. Wakil ketua DPR ini menyatakan kader PKB yang sebagian besar adalah orang NU memang mudah berselisih paham. "Kata Pak Hasyim (Ketum PBNU), orang NU itu sering salah paham atau pahamnya yang salah," katanya disambut tawa 3000-an nahdliyin. Muhaimin memproyeksikan pada tahun ini, konsolidasi internal ditargetkan selesai. Setelah itu, pihaknya mempersiapkan perekrutan kader baru dengan metoda baru. Pada tahun 2008, kader PKB yang terdiri dari basis utama (NU) dan basis baru bersiap menghadapi pemilu legislatif dan pilpres. Kalau tak bisa menjadi juara pertama, partai berlambang bola dunia ini diharapkan menjadi juara kedua. "Pada tahun-tahun mendatang, PKB akan menjadi partai terbuka, partai nasional. Tak beda dengan partai lain. Dengan cara seperti itu, PKB akan mampu menyerap kepentingan berbagai kalangan," papar Muhaimin. Acara peringatan Ultah Ponpes Girikesumo dihadiri sejumlah petinggi PKB dan NU yang menjadi pejabat publik, diantaranya, Menakertrans Erman Suparno, anggota DPR RI Masduki Baidlowi, Cecep Syarifudin, Ketua PBNU Masdar Farid Masudi, Wakil Gubernur Jateng Ali Mufiz, dan Ketua PWNU Jateng Muhamad Adnan.
(mar/)











































