Faisal Basri:
APBD DKI Berjalan Lambat
Minggu, 13 Agu 2006 16:53 WIB
Jakarta - APBD DKI berjalan lambat. Tahun depan diperkirakan hanya akan mencapai Rp 20 triliun. Padahal jika dioptimalkan bisa mencapai Rp 30 triliun.Demikian ditegaskan calon gubernur DKI Faisal Basri saat menyampaikan visi dan misinya di hadapan kader PAN DKI Jakarta, di gedung Perintis Kemerdekaan, Jakarta, Minggu (13/8/2006).Faisal berjanji akan meningkatkan APBD DKI jika dirinya terpilih sebagai gubernur periode 2007-2012. Caranya, dia akan menggenjot pendapatan sektor pajak, baik perorangan, hotel dan restoran, serta parkir."Saat ini banyak pendapatan daerah yang tidak masuk pada kas daerah, tapi dikorupsi. APBD berjalan sangat lambat dari Rp 17 triliun tahun ini diperkirakan tahun depan hanya Rp 20 triliun. Padahal jika dioptimalkan bisa sampai Rp 30 triliun," kata Faisal.Faisal juga berbicara soal urbanisasi yang terus terjadi setiap tahunnya. Menurut Faisal, masalah ini harus ditangani dengan cara menggalakkan pembangunan di wilayah sekitar DKI Jakarta. "Hal ini akan mengurangi ketertarikan orang ke Jakarta. Selamas daerah pinggirian tidak dibangun, masalah urbanisasi akan terus terjadi," ungkap Faisal.Restu MegawatiDalam kesempatan itu Faisal sempat ditanya wartawan mengenai klaim cagub DKI lainnya yang mengaku mendapat restu dari Ketua Umum PDIP Megawati. Menurut Faisal, hal itu sama sekali tidak benar."Selasa lalu saya bertemu dengan Ibu Mega. Beliau menyatakan tidak ada calon yang mendapat restu dari Teuku Umar. Jadi tidak ada restu-restuan. Beliau ingin pencalonan gubernur ini terbuka dan profesional," ujar Faisal.
(djo/)











































