1 Tahun MoU Helsinki
Menanti Dana Reintegrasi GAM
Minggu, 13 Agu 2006 15:29 WIB
Takengon - Penyaluran dana reintegrasi bagi mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) masih bermasalah. Banyak mantan anggota GAM yang belum menerima dana tersebut.Demikian diungkapkan bekas Panglima GAM Wilayah III, Fauzan Azima, kepada wartawan dalam peringatan 1 tahun MoU Helsinki di Gedung Olah Seni, Takengon, Aceh Besar, Minggu (13/8/2006)."Kita berharap perpanjangan AMM ke depan akan khusus membahas masalah reintegrasi dari segi ekonomi dan lapangan pekerjaan," kata Fauzan.Menurt Fauzan, di wilayah Aceh Tengah dari 102 orang mantan anggota GAM hanya 34 orang di antaranya yang telah menerima dana kompensasi reintegrasi. Untuk wilayah Aceh secara keseluruhan, dari 3000 orang yang disepakati baru 1000 orang yang telah mendapat dana tersebut. Itu pun dengan nilai hanya separuh dari yang seharusnya diterima. Belum lagi waktu penyaluran yang molor tiga bulan dari jadwal yang semestinya."Penyaluran tahap II yang seharusnya bulan Mei sampai sekarang belum cair. Tidak ada kejelasan mengenai hal ini. AMM (Aceh Monitoring Mission) sendiri tidak mau membicarakan masalah dana reintegrasi," kata Fauzan.Menteri Hukum dan HAM, Hamid Awaluddin, yang dikonfirmasi masalah ini menyatakan, pemerintah tidak lagi ikut campur. Sebab pemerintah telah memberikan dana reintegrasi tersebut melalui BRA (Badan Reintegrasi Aceh)."Masalahnya sudah ada di level AMM. Tanyakan saja pada mereka," cetus Hamid.
(djo/)











































