MMI Akan Ajukan Surat Resmi ke TNI Minta Pelatihan Militer
Minggu, 13 Agu 2006 12:57 WIB
Jakarta -
Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) akan mengajukan surat resmi ke TNI/Polri agar bersedia melatih para mujahidin yang akan dikirim ke Libanon."Insya Allah Senin 14 Agustus pukul 16.00 WIB, kami akan umumkan itu di markas MMI DKI Jakarta Jalan Pahlawan," kata Ketua Departemen Data dan Informasi MMI Fauzan Al Anshari kepada detikcom usai bedah buku, "Siapa Teroris, Siapa Khawarij," di Masjid Al Furqon kompleks Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Jalan Kramat Raya, Jakarta, Minggu (13/8/2006).MMI juga akan tetap mengirimkan relawan sebanyak 500 orang dan tim medis ke Libanon meskipun Dubes Libanon Hassan Muslimani menegaskan Libanon tidak memerlukan pejuang dari luar."Pemerintah Libanon itu bukan dari Hizbullah, mereka kompradornya AS. Wajar kalau Dubesnya mengatakan itu," kata Fauzan.Dia juga menjelaskan bahwa permintaan kehadiran relawan dari luar Libanon sebenarnya sudah tersirat dari pernyataan Ketua Hizbullah. "Hassan Nasrullah megatakan, jadilah kalian laki-laki walau sehari. Itu artinya mengharapkan kehadiran kita di Libanon," jelasnya.Namun sejauh ini waktu dan teknis pengiriman relawan ke Libanon belum dipastikan. "Kita saat ini masih menemui kendala. Bagaimana kita sampai ke LIbanon itu rahasia. Kecuali kalau pemerintah akan menfasilitasi, kita akan terbuka," tandas Fauzan.
(san/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































