AJI Jakarta Pilih 3 Jurnalis Terbaik Jakarta 2006

AJI Jakarta Pilih 3 Jurnalis Terbaik Jakarta 2006

- detikNews
Minggu, 13 Agu 2006 09:53 WIB
Jakarta - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta memilih 3 jurnalis sebagai jurnalis terbaik Jakarta tahun 2006. Ketiganya berasal dari 3 kategori media yang berbeda yakni, cetak, televisi dan radio."Dewan Juri menetapkan Arif Kuswardono untuk kategori media cetak/ online, Adi Prasetya untuk kategori media televisi, dan Fatiyah Wardah untuk kategori media radio," kata Ketua Panitia Pemilihan, Wahyu Dhyatmika melalui rilis kepada detikcom, Minggu (13/8/2006).Arif Kuswardono adalah jurnalis dari majalah Tempo. Dia dinilai melakukan investigasi yang cukup berani mengungkit korupsi Dana Abadi Umat (DAU) yang dilakukan mantan Menteri Agama Said Aqiel Al-Munawar. Sementara Adi Prasetya, jurnalis SCTV berhasil menyentuh pemirsa dengan menggambarkan penderitaan warga Kepulauan Seribu akibat pencemaran. "Sementara Fatiyah Wardah, dari radio voice of human rights (VHR) berhasil memanfaatkan semua elemen audio secara maksimal untuk menyentuh hati pendengarnya akan penderitaan anak-anak korban eksploitasi seksual," terang Wahyu.Dewan Juri yang menilai karya pemenang adalah jurnalis senior Abdullah Alamudi yang juga pengajar Lembaga Pers Dr Soetomo, Yopie Hidayat, Pemimpin Redaksi Tabloid ekonomi KONTAN dan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Imam Wahyudi.Penghargaan yang disebut Apresiasi Jurnalis Jakarta ini digelar sejak tahun 2002. Pengumuman penghargaan ini selalu dilakukan setiap ulang tahun AJI yang jatuh pada bulan Agustus.Salah satu jurnalis yang pernah meraihnya adalah Heru Bahtiar Arifin, dari harian Bali Post perwakilan Jakarta. Heru dinilai menunjukkan ketelatenan luar biasa mencari bukti sakit tidaknya bekas Presiden Soeharto."Dia sampai perlu disembunyikan karena berhasil menemukan fakta Soeharto bisa berbicara, sementara jaksa mengatakan tidak bisa," ujar Ketua AJI Jakarta, Jajang Jamaludin, saat dihubungi secara terpisah. (ndr/)


Berita Terkait